03 June 2026
•
By Admin_ITKK
BEM ITKK Audiensi dengan DPRD Kabupaten Sekadau Membahas Harga Komoditas Kelapa Sawit
Sekadau — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK) menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Gabungan Komisi-Komisi DPRD Kabupaten Sekadau terkait penurunan harga komoditi kelapa sawit, yang dilaksanakan pada Rabu, 3 Juni 2026, di Ruang Rapat Gabungan Komisi-Komisi DPRD Kabupaten Sekadau.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Jeffray Raja Tugam, S.E. dan Ketua BEM ITKK, Veronika Indol, serta dihadiri beberapa anggota DPRD Kabupaten Sekadau lainnya. Kehadiran rombongan mahasiswa ITKK disambut baik oleh pimpinan dan anggota DPRD sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi masyarakat, khususnya para petani sawit di Kabupaten Sekadau.
Audiensi tersebut turut dihadiri sekitar 36 mahasiswa ITKK yang hadir untuk menyampaikan aspirasi terkait kondisi penurunan harga komoditi kelapa sawit yang berdampak terhadap masyarakat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan audiensi yang diajukan oleh BEM ITKK kepada DPRD Kabupaten Sekadau terkait penurunan harga komoditi kelapa sawit yang dinilai berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan agar pemerintah daerah bersama DPRD dapat memberikan perhatian serius terhadap stabilitas harga sawit serta memperjuangkan kepentingan para petani di daerah.
Menanggapi aspirasi tersebut, pihak DPRD Kabupaten Sekadau menyampaikan bahwa hasil audiensi akan segera ditindaklanjuti kepada pemerintah daerah. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mendorong pemerintah daerah untuk segera menerbitkan surat edaran kepada perusahaan kelapa sawit (PKS) di wilayah Kabupaten Sekadau terkait kondisi harga komoditi sawit yang saat ini menjadi perhatian masyarakat.
Pihak DPRD Kabupaten Sekadau juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kepedulian mahasiswa ITKK yang telah hadir untuk menyampaikan aspirasi masyarakat melalui forum resmi DPRD. Audiensi berlangsung dengan tertib, komunikatif, dan penuh semangat kolaborasi antara mahasiswa dan lembaga legislatif daerah.